Beranda Berita

Berita

Asosiasi Tol Ajukan Dua Alternatif Solusi

Surel Cetak PDF

___Seputar Indonesia (20/9): Asosiasi Tol Indonesia (ATI) memberikan dua alternatif solusi kepada pemerintah tentang masalah pembebasan lahan yang saat ini masih menjadi kendala operator jalan tol dalam membangun infrastruktur jalan bebas hambatan di Indonesia.
___
Dua alternatif tersebut diharapkan dapat mempercepat pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol. Anggota ATI Triagus Riyanto mengatakan, dua alternatif tersebut adalah desakan untuk percepatan penerbitan Rancangan Undang-Undang (RUU) Lahan dan usulan agar Undang- Undang No 20/1961 Tentang Pencabutan Hak-hak atas Tanah dan Benda yang Ada di Atasnya, di mana kewenangan tersebut dapat dilakukan oleh Presiden sebagai Kepala Negara.
___
Dalam UU itu disebutkan jika Presiden berhak melakukan pencabutan hak milik atas tanah jika ditujukan untuk kebutuhan publik. ”Dua alternatif tersebut perlu segera diterapkan, menyusul saat ini progres pembebasan lahan proyek tol sangat lamban bahkan beberapa di antaranya sama sekali belum terbebaskan,” kata dia di Jakarta kemarin.
___
Padahal, seharusnya kewajiban pembebasan lahan merupakan tanggung jawab pemerintah melalui badan layanan umum sesuai dengan Permen PU No 12/2008 tentang Land Capping dan No 14/2008 tentang perlunya Badan Layanan Umum (BLU) untuk pembebasan lahan. ”Yang jadi masalah saat ini adalah belum ada payung hukum yang efektif untuk mendukung pembebasan lahan, karenanya kami mengajukan dua opsi itu.
___
Selain itu, masalah utama lainnya belum ada kepastian biaya dan waktu pembebasan tanah,” ujar Triagus yang juga menjabat Direktur Utama Citra Waspphutowa. Triagus menjelaskan, jika percepatan pembebasan lahan tidak disegerakan oleh pemerintah, setidaknya ada lima dampak secara makro yang bakal timbul yakni target pembangunan infrastruktur tidak tercapai, target pertumbuhan ekonomi meleset, tidak adanya penyerapan tenaga kerja, iklim usaha tidak menarik, dan perlu dukungan pemerintah yang lebih besar agar proyek itu kembali layak dilanjutkan.
___Anggota ATI lainnya Didik Hari Wilopo mengatakan, dampak keterlambatan pembebasan lahan setidaknya dapat meningkatkan kebutuhan investasi konstruksi sebesar minimal 30% jika dalam dua tahun ke depan tidak juga terealisasi sesuai target. Selain itu, kebutuhan pembebasan lahan juga akan kembali meningkat karena nilai jual objek pajak tanah terus meningkat setiap tahunnya.
___
Artinya, mau tidak mau pemerintah harus segera menyelesaikan proses pembebasan lahan pada 2012 agar dana investasi tidak lagi membengkak dan berakibat pada tarif tol yang juga akan ikut naik. ”Saya juga cukup pesimistis dengan kondisi saat ini. Kemungkinan besar akan ada evaluasi ulang tahun depan untuk ruas-ruas tol ini,”ujarnya. (Donne)

 

Proyek Tol Bali Dimulai November

Surel Cetak PDF

___Info Tol (14/9) : Pembangunan jalan tol ruas Serangan-Tanjung Benoa sepanjang 10 kilometer yang merupakan proyek tol pertama di Pulau Bali akan dimulai pada November 2011. Saat ini proyek masih menunggu izin dari Kementerian Lingkungan Hidup terkait penggunaan lahan hutan bakau.
___“Jika tidak ada halangan dan semua berjalan sesuai dengan rencara, pada November mendatang pekerjaan fisik atau konstruksi tol di Bali akan dimulai,” ujar Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Frans Satyaki Sunito, kepada Investor Daily di Jakarta, Senin (12/9).
___Proyek Tol Serangan-Tanjung Benoa dengan investasi Rp 1,8 triliun tersebut segera dilaksanakan menyusul telah ditandatanganinya Peraturan Presiden (Perpres) dan Peraturan Daerah (Perda) Tata Ruang Kawasan Strategi Nasional, kawasan Perkotaan Denpasar-Bandung-Gianyar-Tabanan (Sarbagita). “Kini tinggal menunggu surat turun, lalu proyek segera kami mulai. Diharapkan pada pertemuan pemimpin APEC tahun 2013, jalan tol Bali sudah beroperasi,” kata Frans
___PT Jasa Marga bersama Pemerintah terus mengupayakan agar proyek jalan tol Bali dapat dipercepat pekerjaan fisiknya. Keberadaan jalan tol ini kelak diharapkan menjadikan lalu lintas dari menuju kawasan Nusa Dua Bali lebih lancar.“Jika pekerjaan fisik mundur, kami khawatir pada pertemuan APEC 2013 proyek belum selesai dibangun,”ujar Frans.
___Kepala badan pengatur Jalan Tol (BPJT) Ahmad Gani Ghazali membenarkan, bahwa proyek jalan tol Serangan-Tanjung Benoa di Bali tinggal menunggu selesainya analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). “Amdal ini nanti akan dicantumkan dalam dokumen yang akan dinegosiasikan dengan konsorsium tujuh BUMN,” ujar dia
___Pemerintah sebelumnya menetapkan tujuh BUMN untuk menggarap proyek tol Serangan-Tanjung Benoa setelah memenangi tender Proyek. Mereka terdiri atas PT Jasa Marga Tbk sebagai pemegang saham mayoritas, PT Pelabuhan Indonesia ( Pelindo) III, PT Angkasa Pura (AP) I, Bali Tourism Development Centre, PT Wijaya Karya, PT Hutama Karya, Serta PT Adhi Karya.
___Telah disepakati pula mengenai komposisi pemikiran saham pada konsorsium, yakni PT Jasa Marga sebesar 60%, Pelindo III 20%, PT Angkasa Pura I 10%, Bali Tourism Development Centre 1% PT Hutama Karya 2%, PT Wijaya Karya 5%, serta PT Adhi Karya Sebesar 2%.
___Proyek tol Serangan-Tanjung Benoa dimaksudkan untuk turut mengatasi kemacetan kendaraan yang belakangan kerap terjadi di Pulau Bali, khususnya wilayah Denpasar selatan menuju kawasan Nusa Dua, terutama pada jam sibuk. Bahkan, penyelesaian proyek tol ini akan dipercepat untuk mendukung kegiatan pertemuan pemimpin APEC tahun 2013.
Solusi Kemacetan
___Sementara itu, wakil Presiden periode 2004-2009 M Jusuf Kalla berharap pemerintah daerah dan masyarakat Bali dapat segera mengatasi kemacetan yang semakin parah di Pulau Bali. “Bali telah memiliki nama yang luar biasa di dunia internasional, harus dijaga mutunya, jangan sampai karena persoalan kemacetan menurunkan nama baik Bali,” ujar dia di Denpasar, Selasa (13/9), seperti dikutip Antara.
___Menurut Kalla, nama besar Bali dengan berbagai potensi yang dimiliki seharusnya tetap dijaga, bahkan kualitas pelayanan kepariwisataannya harus terus ditingkatkan. “Terlebih usaha sektor pariwisata Bali relatif mudah dibandingkan daerah lain, karena masyarakat Bali hanya tinggal memoles segala ciptaan Tuhan yang memang telah lengkap di sini,” kata dia
___Untuk itu, papar Kalla, menjadi tugas semua pihak untuk menjaga Bali, melalui terus berkreativitas dan meningkatkan pelayanan kepada setiap yang datang ke Bali,
termasuk pelayanan di bidang transportasi. “Jika kemacetan tidak segera diatasi, dampaknya dapat menurunkan minat orang berwisata ke Bali,” kata dia.
___Idealnya, tambah Kalla, dalam persaingan dunia usaha haruslah dapat memberikan pelayanan yang lebih baik, lebih murah, dan lebih cepat. (Donne)

 

Jakarta Segera Bangun 6 Tol Dalam Kota

Surel Cetak PDF

___Vivanews.com (8/9): Peraturan Daerah mengenai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2011-2030 akan dirinci lebih lanjut dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Peraturan Zonasi (Zoning Regulation).  
___Hal ini dilakuan mengingat penting dan strategisnya penataan ruang di DKI Jakarta. Pembangunan mega proyek enam ruas jalan Tol Dalam Kota adalah salah satu yang akan diatur.
___Sesuai dengan rencana, setelah Perda RTRW selesai, akan segara dilakukan prakualifikasi tender pembangunan senilai Rp 41 triliun setelah Lebaran ini, dengan cara terbuka. Kementerian Pekerjaan Umum (Kemenpu) RI melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) yang akan melakukan ini.
___Sambil menunggu persiapan akhir prakualifikasi tender, Pemprov DKI Jakarta akan mulai membahas jalur enam ruas jalan tol dalam kota (JTDK) yang akan dibangun. Seperti lokasi yang memerlukan pembebasan tanah, di antaranya lahan di persimpangan dan koneksitas dengan jalan tol yang sudah ada.
___Menurut Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Ahmad Gani Gazali, tidak akan banyak dilakukan pembebasan lahan, karena pembangunannya di atas jalan atau berupa jalan layang yang sudah ada.  
___"Tahap pertama pelaksanaan proyek enam ruas jalan tol dilakukan pada jalur Semanan-Dongkelan-Sunter-Pulogebang Bekasi. Bila sesuai rencana tender terbuka akan dilakukan November 2011, baru dilakukan pembangunan fisik," ujarnya kepada  VIVAnews.com, Rabu, 7 September 2011.
___Ada empat tahan dalam pembangunan enam ruas Jalan Tol Dalam Kota Jakarta. Tahap pertama, akan dibangun dua ruas jalan tol untuk jalur Semanan-Sunter sepanjang 17,88 kilometer. Nilai investasinya Rp9,76 triliun. Kemudian ruas Sunter-Bekasi Raya sepanjang 11 kilometer dengan nilai investasi Rp7,37 triliun.
___Tahap kedua, dua ruas jalan tol koridor Duri Pulo-Kampung Melayu sepanjang 11,38 kilometer dengan nilai investasi Rp5,96 triliun dan Kemayoran-Kampung Melayu sepanjang 9,65 kilometer dengan investasi Rp6,95 triliun.
___Kemudian tahap ketiga akan dibangun ruas jalan Tol Dalam Kota Koridor Ulujami-Tanah Abang sepanjang 8,27 kilometer dengan nilai investasi Rp4,25 triliun.
___Terakhir atau tahap keempat dibangun ruas jalan Tol Dalam Kota Koridor Pasar Minggu-Casablanca sepanjang 9,56 kilo-meter dengan investasi Rp5,71 triliun. (Donne)


 

Rencana Akuisisi 2 Tol Baru, Buy JSMR

Surel Cetak PDF

___Inilah.com (8/9): PT Jasa Marga Tbk (JSMR) tengah mengincar untuk mengakuisisi 2 proyek tol Trans-Jawa yang terbengkalai yakni ruas Cikampek-Palimanan dan ruas Semarang-Batang.
___Ruas Cikampek-Palimanan memiliki nilai investasi Rp11.35 triliun sementara ruas Semarang-Batang Rp7.21 triliun. Kedua proyek tol ini terhubung dengan ruas tol Jasa Marga yang telah beroperasi.
___Manajemen perseroan menyatakan masih dalam tahap negosiasi awal dengan pemilik konsesi ruas Cikampek-Palimanan, sementara proses negosiasi ruas Semarang-Batang terhambat masalah legalitas dalam internal pemegang konsesi. "Karenanya, kami merekomendasikan  buy saham JSMR," ujar Samuel Sekuritas dalam ulasan pasarnya Rabu (7/9). (Donne)

 

Melalui Anak Perusahaan, Jasa Marga Akan kelola 9 Jalan Tol Baru

Surel Cetak PDF

___Info Tol (24/8): Tiga tahun kedepan jalan tol kita akan bertambah menjadi 750 km dengan adanya 9 ruas jalan tol baru dengan total panjang jalan 215 km yang sudah kita dapatkan kontraknya. Demikian dikatakan Direktur Utama Frans S Sunito saat memberikan arahan pada acara Safari Ramadhan di Kantor Cabang Cawang Tomang Cengkareng (CTC) Selasa (23/08).

___Dari kesembilan jalan tol baru itu lanjutnya, diantaranya ada jalan tol di Bali yang menghubungkan Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa. “Kita akan mengelola 9 ruas jalan tol baru itu melalui anak perusahaan”, jelas Frans.

___Jasa Marga melalui anak perusahaannya akan mengelola sembilan jalan tol baru yang terdiri dari Bogor Outer Ring Road, Semarang-Solo, Gempol-Pasuruan, Cengkareng-Kunciran, Kunciran-Serpong, JORR W2 North, Surabaya-Mojokerto, Gempol-Pandaan, dan Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa. Senin kemarin (22/08) untuk pengelolaan jalan tol ruas Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa, telah ditandatangani pendirian perusahaannya yaitu PT Jasa Marga Balitol.

___Safari Ramadhan yang dihadiri lengkap Direksi Jasa Marga tersebut, semakin terasa khidmat dan semarak dengan hadirnya para anak yatim dari 3 Yayasan Panti Asuhan yang terdiri dari Yayasan Panti Asuhan Hikamatul Ilmi, Assalam dan Nasatul Hikmah.

___Mereka mendapat santunan yang secara simbolis diserahkan oleh Dirut Frans S Sunito yang didampingi Kacab Subekti Syukur. Kepada para anak yatim Dirut berpesan. “Anak-anak, kelak nanti menjadi pemimpin, jangan korupsi ya!”, Frans mengingatkan. Pesan tersebut memang sesuai dengan arahan yang disampaikan Dirut tentang GCG.

___“Tata Kelola Perusahaan yang baik dan benar mutlak diperlukan untuk pertumbuhan yang berkesinambungan. Kita mempunyai Pedoman Perilaku (Code of Conduct) sebagai penerapan GCG dalam bekerja.  Mana kala terjadi penyimpangan kita membangun sistem pengaduan pelanggaran (Whistle Blowing System) yang bertujuan menegaskan niat manajemen untuk mengelola perusahaan secara baik dan benar, menciptakan sistem pencegahan, karena setiap orang diawasi, pencitraan perusahaan, dan membangun budaya tanggung jawab”, jelas Dirut.

___Semakin meriah saat berbuka puasa, Tim Marawis cabang CTC tampil menghibur dengan membawakan lagu-lagu dan tarian khas Timur Tengah.

Penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Patungan & Akta Pendirian PT Jasa Marga Bali Tol

___Penandatanganan Perjanjian Usaha Patungan dan Akta Pendirian PT Jasa Marga Bali Tol dalam rangka pembangunan Jalan Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa telah diselenggarakan Selasa (23/8) kemarin di Ruang Rapat Utama.  PT Jasa Marga Tbk  memegang 60% saham dalam konsorsium proyek jalan tol Benoa-Nusa Dua, Bali. Saham lainnya dipegang PT Pelindo III 20 %, PT Angkasa Pura 10%, PT Bali Tourism Development Corporation 1%, PT Wijaya Karya 5%, PT Adhi Karya 2% dan PT Hutama Karya 2%.

___“Jasa Marga dan enam BUMN lain telah ditetapkan sebagai konsorsium investor. Maka kami bertemu dan menetapkan pembagian saham,” kata Frans. Frans mengatakan pemerintah telah berupaya kompetitif dengan menawarkan proyek tol ini ke investor lain. Namun tidak ada investor lain yang berminat Karena konsorsium tujuh BUMN ini merupakan inisiator, mereka langsung diminta membangun.

___Jalan tol sepanjang sekitar 11 kilometer dengan dana lebih dari Rp 2 triliun itu ditargetkan mulai dibangun Oktober 2011. “Pokoknya harus selesai Mei 2013. Sebab APEC Summit akan digelar bulan Oktober 2013 di Bali,” kata Frans. Pengangkatan anggota Direksi dan Komisaris juga telah dilaksanakan, dengan susunan sebagai berikut:
1. Komisaris Utama: Abdul Hadi Hasbullah (PT Jasa Marga)
2. Komisaris I: A Edy  Hidayat Nurjaman (PT Pelindo III)
3. Komisaris II: Robert Daniel Waloni (PT Angkasa Pura I)
4. Direktur Utama: A. Tito Karim (PT Jasa Marga)
5. Direktur Teknik & Operasional: Wiwin Kwitandi Soprapto (PT Pelindo III)
6. Direktur Keuangan: Ronny Haryanto (PT Jasa Marga)  (Donne)

 
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL