Beranda Berita Kategori Berita PT TJP Rencana Bangun Kantor di Lahan Sisa

PT TJP Rencana Bangun Kantor di Lahan Sisa

Surel Cetak PDF

___PT Transmarga Jatim Pasuruan (TJP) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Gempol-Pasuruan akan membangun kantor di Desa Parasrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.
___Inspirasi membangun kantor di atas lahan seluas 1,8 ha ini bermula dari masalah yang dialami oleh Tim Pembebasan Tanah (TPT) di Desa Parasrejo. Tanah itu akan digunakan untuk membangun jalan tol Gempol-Pasuruan Seksi II. Berulangkali dilakukan pendekatan dan musyawarah, warga tetap menolak. Padahal harga yang ditawarkan sesuai harga appraisal sudah disetujui warga.
___Usut punya usut ternyata warga meminta tanah sisa yang tidak termasuk dalam trace pembebasan ikut dibebaskan. Alasannya, bila tanah sisa tidak dibebaskan, warga tidak bisa mendayagunakan tanah yang tidak terbeli tersebut.
___Mengetahui hal itu, TPT kebingungan. Apabila tanah sisa tidak dibebaskan, dapat berpotensi menghambat proses pembebasan tanah secara keseluruhan. Namun jika menuruti kemauan warga, TPT terbentur dengan aturan yang ada di Kementerian PU, yakni tanah sisa yang bisa dibebaskan maksimal seluas 100 meter persegi di tiap bidang. Sementara luas tanah sisa mencapai 1,9 ha.
___Direksi TJP berupaya mengatasi kendala yang dihadapi TPT. Rencananya, tanah sisa tersebut dibeli oleh BUJT sesuai harga appraisal. “Selagi harganya masih murah. Bila ditunda-tunda, harga akan semakin naik dan warga bisa berubah pikiran,” ujar Direktur Utama TJP Hengki Herwanto.
___Karena masih terlalu luas jika hanya digunakan untuk membangun kantor BUJT, Direksi TJP akan menggandeng holding (Jasa Marga) melalui Jasa Marga Property. Diharapkan Jasa Marga Property bisa memanfaatkan lahan itu untuk keperluan yang lebih optimal.(Roedi P edited by Donny)

 

Add comment


Security code
Refresh